Deskripsi Buku
Judul:
Bermula Dari
Langgar Gede
(Keteladanan Masyarakat Wedoro
dalam Membangun Pendidikan Islam)
Ukuran Buku: 14,5 x 21 cm
Jumlah Halaman: xii + 156
Penulis:
Mohammad Subhan
Editor:
Dr. Muh. Sholihuddin, M.H.I.
Desain Sampul dan Tataletak:
Fadhilla Inggita
Penerbit: DELIMA
Redaksi: Mutiara Citra Asri-F2/39 Sidoarjo
Email: bukudelima90@yahoo.com
Telp: 081 332 599 637
ISBN:
Cetakan Pertama, April 2026
Tentang buku ini
Bermula dari Langgar Gede ini merupakan buku sejarah yang merekam perjalanan panjang lembaga pendidikan Islam di Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo, yang kini berada di bawah naungan BPPPMNU Buana. Buku ini tidak hanya mengisahkan perkembangan institusi pendidikan, tetapi juga menelusuri akar sejarah Desa Wedoro sebagai kampung santri sekaligus sentra industri sandal yang pernah berjaya.
Diawali dengan paparan tentang asal-usul dan dinamika sejarah Desa Wedoro—yang memiliki beberapa versi cerita sejak era Demak, Mataram Islam, hingga masa peralihan Majapahit—buku ini menggambarkan karakter masyarakatnya yang religius, pekerja keras, dan berjiwa wirausaha.
Pusat kisah buku ini adalah lahir dan berkembangnya MINU Wedoro yang dirintis pada 14 Agustus 1949 oleh para sesepuh desa, bermula dari kegiatan belajar sederhana di Langgar Gede (kini Masjid Roudlotul Abidin). Di tengah situasi pasca-Perang 10 November dan gejolak agresi militer Belanda, para kiai dan tokoh masyarakat tetap berkomitmen membangun pendidikan bagi generasi muda. Dengan sarana terbatas, guru yang digaji seadanya, serta dukungan gotong royong warga, madrasah ini perlahan tumbuh dan menguat.
Perjalanan itu berlanjut dengan pendirian TK, SMP, hingga SMK, lengkap dengan berbagai tantangan seperti keterbatasan gedung, perizinan, hingga persaingan lembaga pendidikan. Transformasi Yayasan Buana menjadi BPPPMNU Buana juga menjadi bagian penting sejarah kelembagaan yang menunjukkan semangat pembaruan dan penguatan tata kelola.
Secara keseluruhan, Bermula dari Langgar Gede adalah dokumentasi perjuangan, keteladanan, dan semangat kolektif masyarakat Wedoro dalam membangun pendidikan Islam. Buku ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pendiri, guru, dan tokoh yang telah meletakkan fondasi kuat bagi perkembangan pendidikan di desa tersebut, sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi generasi penerus di manapun berada.

