Delima Terbaru Kumpulan Puisi

Sekeping Tanda Mata (Sheer Souvenir) Kumpulan Puisi Dwibahasa oleh Hendro Siswanggono

Deskripsi Buku

Judul:
Sekeping Tanda Mata (Sheer Souvenir)
Kumpulan Puisi Dwibahasa

Ukuran Buku: 15 x 23 cm
Jumlah Halaman: xiv + 198

Penulis:
Hendro Siswanggono
Alih Bahasa:
Fabiola Dharmawanti Kurnia
Editor :
Yuliati Susetyo Wardani
Desain Layout:
Fadhilla

Penerbit:
Delima, Surabaya

Cetakan Pertama, Mei 2026

 

Tentang buku ini

Buku puisi berjudul “Sekeping Tanda Mata” ini memuat 84 judul puisi karya Hendro Siswanggono. Puisi-puisi Hendro, dalam buku ini lahir dari perjumpaan panjang antara pengalaman, ingatan, dan perenungan yang tidak selalu menemukan jawabannya. Ia tidak hadir sebagai sesuatu yang utuh dan selesai, melainkan sebagai serpihan—seperti tanda mata—yang ditinggalkan oleh waktu, oleh peristiwa, dan oleh batin yang terus bergerak. Di dalam kumpulan ini, pembaca akan menjumpai beragam lanskap: alam yang hidup dalam “Air”, “Danau”, “Gunung Kawi”, hingga “Erupsi Merapi”; ruang-ruang batin yang sunyi dalam “Aku Hilang”, “Malam Kosong dengan Setengah Bayangan”, dan “Tidak Ada”; serta jejak relasi manusia yang rapuh dan hangat dalam “Pertemuan”, “Perpisahan”, dan “Rindu”. Semua itu saling berkelindan, membentuk semacam perjalanan—kadang terang, kadang gelap, sering kali gamang. Puisi-puisi ini tidak berusaha menjadi megah atau menjelaskan segalanya. Ia lebih memilih berbisik, menyisakan ruang bagi pembaca untuk menafsirkan, merasakan, bahkan mungkin menemukan kembali potongan dirinya sendiri di antara larik-larik yang sederhana. Sebab pada akhirnya, setiap puisi adalah cermin yang tidak pernah benar-benar jujur, tetapi selalu terasa dekat. Judul Sekeping Tanda Mata sendiri mengisyaratkan sesuatu yang kecil namun bermakna—sebuah kenangan, sebuah rasa, atau mungkin luka yang tidak sepenuhnya sembuh, tetapi tetap disimpan. Buku ini adalah upaya untuk merawat kepingan-kepingan itu, agar tidak hilang begitu saja dalam derasnya waktu. Puisi-puisi dalam buku ini disajikan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *